Koeno.Id – Pasar numismatik Indonesia kembali digemparkan oleh transaksi fantastis sebuah uang kertas kuno peninggalan era Bank Indonesia. Melalui sebuah gelaran lelang terbuka secara online di platform Facebook, uang kertas legendaris sukses memikat hati para kolektor elit. Objek yang menjadi rebutan tersebut merupakan selembar daya tarik sejarah berwujud Uang Kertas Rp10.000 Barong Tahun Emisi 1975.
Kondisi Sempurna Berkat Sertifikasi Internasional “PMG 67 EPQ”
Faktor utama yang memicu antusiasme luar biasa dari para kolektor papan atas adalah status jaminan kualitas pada uang kuno tersebut. Lembaga pemeringkat uang kertas independen paling terkemuka di dunia, PMG (Paper Money Guaranty), telah menguji autentisitas spesimen ini secara ketat.
Uang kertas khusus ini berhasil mengantongi peringkat luar biasa tinggi, yaitu 67 EPQ Superb Gem Unc. PMG merilis uang langka ini dengan nomor sertifikasi registrasi resmi JAH097744 dengan tanda air pahlawan nasional Soedirman.
Dalam parameter penilaian numismatik global, grade Superb Gem Uncirculated 67 mengonfirmasi bahwa uang kertas berada dalam kondisi prima tanpa mengalami aus sirkulasi perdagangan sedikit pun. Lembaran ini masih mempertahankan kualitas kertas asli pabrik atau Exceptional Paper Quality (EPQ) secara utuh.
Pelelang juga menyertakan tagar khusus “#2ndtopskor” untuk menegaskan tingkat kelangkaan ekstrem uang legendaris ini. Berdasarkan data populasi global resmi, uang Rp10.000 Barong 1975 dengan kualitas setinggi ini merupakan salah satu jenis uang kuno terbaik di dunia. Kelangkaan mutlak inilah yang mendorong para kolektor berebut mengajukan mahar belasan juta rupiah.
Detail Spesifikasi Uang & Hasil Lelang Lot 72:
- Nama Resmi Koleksi: Indonesia, Bank Indonesia 10.000 Rupiah 1975 “Barong”.
- Tahun Emisi Cetakan: Tahun 1975 resmi oleh Bank Indonesia dengan printer PPU.
- Lembaga Grading Global: PMG (Paper Money Guaranty).
- Grade & Kualifikasi Fisik: 67 EPQ Superb Gem Unc — Status 2nd Top Pop global.
- Nomor Seri Uang: S/N JAH097744.
- Harga Awal (Opening Bid): IDR 1.000.000.
- Harga Ketok Palu Final: IDR 19.500.000.
- Pemenang Lelang Sah: Akun Facebook bernama Tianto.
Pertempuran Sengit Menjelang Hitungan Ketiga
Dinamika tawar-menawar (bidding) di kolom komentar berjalan begitu kompetitif dan mendebarkan. Sejak awal dibuka, beberapa kolektor aktif langsung menaikkan harga penawaran demi mengamankan uang kertas edisi khusus ini.
Mendekati detik-detik krusial penutupan lelang pada tanggal 4 Juli malam, intensitas kompetisi semakin memanas. Kolektor bernama Werry Orbani sempat melayangkan penawaran tinggi senilai Rp19.000.000. Namun, dominasi penuh akhirnya berhasil dikunci oleh akun Tianto yang melayangkan penawaran balik sebesar Rp19.500.000.
Sesuai dengan regulasi lelang terbuka yang berlaku, setelah panggilan ketiga (last call 3x) diserukan oleh pelelang tanpa adanya tawaran susulan dari akun lain, lot bersejarah ini resmi diketok palu untuk kemenangan sah Tianto. Uang kuno ini telah terbungkus aman dalam wadah pelindung mika keras orisinal berkode batang unik dari PMG untuk investasi jangka panjang.












