Scroll untuk baca artikel
Merawat Warisan, Menjaga Nilai
PanduanSejarah

Peran Ir. Sudirno B.Sc.: Arsitek Visual di Balik Sketsa Cantik Uang Kertas Rp500 Tahun 1977

52
×

Peran Ir. Sudirno B.Sc.: Arsitek Visual di Balik Sketsa Cantik Uang Kertas Rp500 Tahun 1977

Sebarkan artikel ini
Peran Ir. Sudirno B.Sc. Arsitek Visual

Koeno.Id — Sejarah seni cetak sekuritas Indonesia menyimpan jejak emas para perancang visual berbakat di Perum Peruri. Salah satu tokoh sentral yang memegang peranan krusial tersebut adalah Ir. Sudirno B.Sc. Beliau memimpin perancangan konsep awal hingga melahirkan sketsa ikonik uang kertas Rp500 Tahun Emisi 1977.

Dedikasi dan Rekam Jejak Sang Delinavit

Pengabdian Tiga Dekade di Perum Peruri

Ir. Sudirno mendedikasikan keahlian seninya di Perum Peruri selama tiga dekade penuh sejak 1968 hingga 1998. Sebagai seorang perancang sketsa utama (delinavit), beliau bertanggung jawab menyusun tata letak visual uang kertas nasional.

Oleh karena itu, sentuhan tangan dinginnya berhasil memadukan narasi budaya dan keamanan moneter.

Pemisahan Peran Desainer dan Pengukir Plat

Dalam tradisi seni grafis uang kertas, tugas delinavit dan pengukir plat (engraver) terbagi secara tegas. Ir. Sudirno merancang gagasan artistik serta komposisi gambar di atas kertas.

Selanjutnya, maestro Sajirun memahat rancangan tersebut ke atas plat baja master dengan ketelitian mikron.

Keunggulan Konsep Visual Seri Wanita Anggrek

Rancangan uang kertas Rp500 Emisi 1977 karya Ir. Sudirno menonjolkan beberapa keunggulan estetika visual:

  • Keseimbangan Asimetris yang Harmonis: Beliau menempatkan potret wanita berkebaya di sebelah kanan dan bunga anggrek di sebelah kiri.
  • Simbolisme Kedaulatan Negara: Selain itu, beliau memilih lanskap Gedung Bank Indonesia untuk mempertegas ketertiban moneter nasional.
  • Integrasi Pola Guilloche: Beliau memadukan ornamen geometris rumit guna menyulitkan proses pemalsuan dokumen berharga negara.
  • Gradasi Warna yang Lembut: Di samping itu, perpaduan warna hijau dan merah muda menciptakan nuansa visual yang sangat anggun.

Koreksi Kronologis dan Atribusi Sejarah Desain

Meluruskan Mispersepsi Sosok Pengukir

Dalam wacana populer numismatik, publik kerap mengaitkan karya uang era 1970-an secara keliru kepada master engraver Mujirun.

Namun demikian, catatan lini masa membuktikan bahwa Mujirun baru bergabung di Peruri pada tahun 1979. Oleh sebab itu, penciptaan master cetak emisi 1977 murni merupakan hasil duet rancang sketsa Ir. Sudirno bersama ukiran tangan Sajirun.

Tonggak Seni Percetakan Sekuritas Nasional

Keberhasilan perancangan seri ini membuktikan kemandirian teknologi percetakan sekuritas Indonesia di bawah naungan Bank Indonesia dan Peruri.

Dengan demikian, kolaborasi artistik era Repelita II ini berhasil meletakkan standar visual tinggi bagi penerbitan uang kertas nasional pada dekade berikutnya.

Warisan Abadi bagi Dunia Numismatik

Karya Masterpiece yang Menembus Zaman

Karya sketsa Ir. Sudirno kini menjelma menjadi salah satu warisan sejarah moneter paling diburu kolektor. Dedikasi beliau membuktikan tingginya mutu karya seni rupa terapan Indonesia pada era Orde Baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *